Sambal Terong Hijau

Sunday, May 21, 2017


Saya belum pernah mengolah terong hijau bulat menjadi masakan. Menyantapnya sebagai lalapan juga belum pernah. Kalau memasak terong ungu sih, sering. Nah, suatu hari saya menonton acara masak-masak di Global TV. Nama acaranya lupa. Koki dalam acara tersebut memasak menu sambal terong bilis.
Menu itu kelihatannya sangat enak sekali. Saya pun mencatat resepnya. Tetapi setelah dicatat, saya tidak langsung membuatnya, sampai akhirnya saya lupa untuk mempraktikkan resep ini.

Beberapa waktu yang lalu saya melihat stok terong hijau di tukang sayur langganan. Saya jadi teringat resep sambal terong bilis. Akhirnya saya beli terong ini untuk dimasak. Resep ini sudah saya modifikasi sesuai selera saya. Resep aslinya menggunakan ikan bilis, saya menggantinya dengan teri jengki asin. Ada yang bilang, ikan bilis sama saja dengan ikan teri. Tetapi menurut ibu saya keduanya berbeda. Yah, pokoknya sama-sama ikan asin dan cocok digunakan dalam resep ini. Cabai yang digunakan dalam resep asli juga lengkap; cabai merah, cabai rawit merah, dan cabai hijau. Saya hanya memakai cabai merah dan cabai rawit merah saja. Oh iya, saya juga tidak menggunakan garam dalam resep ini. Ikan teri jengkinya sudah asin, kalau ditambah garam, masakannya nanti jadi terlalu asin.

Ternyata setelah dimasak, terong hijau ini memiliki rasa manis yang khas. Lain dengan terong ungu yang menurut saya memiliki rasa yang cenderung tawar. Perpaduan terong hijau yang dipadukan dengan ikan asin seperti teri jengki menurut saya juga pas, apalagi ditambah dengan sambal yang pedas. Sepertinya saya akan lebih sering memasak resep sambal terong hijau ini, apalagi resepnya simpel dan bahan-bahannya juga mudah didapat.   

Bahan

320 gram terong hijau bulat
70 gram teri jengki
4 buah cabai rawit merah
1 buah tomat ukuran sedang, potong-potong
3 buah cabai merah
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
½ sendok teh gula pasir
Minyak untuk menumis serta menggoreng terong hijau dan teri jengki

Cara Membuat

1.Ulek bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan cabai rawit merah hingga halus. Tambahkan gula pasir dan aduk rata.
2.Potong-potong terong hijau sesuai selera, lalu goreng hingga lunak dan berwarna kecokelatan.
3.Goreng teri jengki hingga kering, sisihkan.
4.Tumis bumbu halus dan tomat hingga harum dan layu. Bisa ditambahkan sedikit air agar tumisan tidak terlalu kering.
5.Masukkan terong hijau dan teri jengki yang sudah digoreng. Aduk-aduk sebentar hingga rata. Angkat dari kompor.


5 comments:

Sitti Taslimah said...

Yang ini juga pasti enak. Sayangnya makanan pantang buat saya.

Mba Eva jago masak deh dan saya suka karena bahannya sederhana.
Mba Eva punya resep lauk yang tidak digoreng atau tidak bersantan di Seribu Bumbu tidak? Kalau ada mohon bantuan judulnya biar saya mudah mencarinya. Terima kasih banyak sebelumnya.

Eva Taurisia said...

Wah iya, baru inget kalau Mbak Ima nggak makan terong. Saya amatiran, baru bisa masak beberapa masakan aja. Sayangnya, resep-resep di sini kebanyakan digoreng atau digoreng dulu dan bersantan. Coba lihat resep yang berlabel "sayuran", mungkin ada yang cocok buat mbak Ima:)

Sitti Taslimah said...

Terima kasih banyak, mba Eva. Nanti saya cari, mudah-mudahan ada yang cocok.

Monica Rampo said...

Saya baru sekali nyoba terong hijau disambal mba, enak juga padahal ragu tadinya, ga ada terong ungu di penjual langganan lantas ditawari terong hijau deh

Eva Taurisia said...

Lumayan, Mbak Monic. Bisa selang-seling antara terong ungu dan terong hijau yang dijadikan menu balado seperti ini:)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS