Cara Mudah Mengupas Kulit Telur Puyuh Rebus

Wednesday, January 11, 2017


Saya pernah membaca suatu artikel, tetapi lupa sumbernya, tentang trik mudah mengupas kulit telur rebus. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa jika ingin mudah mengupas kulit telur rebus, maka air rebusan telur harus ditambahkan garam.

Saya sudah lama ingin mencoba cara ini untuk telur puyuh, tetapi lupa terus. Bagi saya, mengupas kulit telur puyuh membutuhkan waktu lama dan harus hati-hati, karena selaput di bagian dalam kulit biasanya menempel pada telur dan tidak melekat pada kulitnya. 

Ketika dikupas, jika tidak hati-hati, telur bisa hancur dan bentuknya tidak bulat lagi. Belum lagi pecahan-pecahan kulitnya sering menempel pada telur. Padahal pecahan-pecahan kulit itu ukurannya kecil-kecil. Ini menjadi PR tambahan untuk membersihkannya.

Sebelumnya saya pernah mencoba cara ini untuk telur ayam. Garam ditambahkan ke dalam air rebusan bersama telur, kemudian dilakukan perebusan seperti biasa. Setelah telur matang dan dikupas, saya tidak merasakan perbedaan apa-apa. Telur tersebut tetap mudah dikupas sama halnya jika tidak ditambahkan garam dalam air rebusan. Ini mungkin terjadi karena kulit telur ayam lebih tebal daripada telur puyuh, jadi lebih mudah dikupas.

Kemarin saya mencoba cara ini untuk telur puyuh. Saya merebus 10 butir telur puyuh dan menambahkan satu sendok teh garam ke dalam air rebusan. Takaran garamnya hanya kira-kira saja, karena saya lupa berapa takaran sesungguhnya seperti yang tercantum dalam artikel tersebut.

Setelah telur puyuh matang dan dingin, saya mencoba mengupasnya. Ternyata lumayan mudah, meskipun harus tetap hati-hati. Begitu dikupas, selaput putih di bagian dalam kulit tidak menempel pada telur dan tetap melekat pada kulitnya, sehingga kulit telur tinggal ditarik saja pelan-pelan agar terlepas dari telur. Pecahan-pecahan kulit telur juga tidak menempel pada kulit telur. Dengan demikian, mengupas kulit telur puyuh tidak lagi memakan waktu yang lama seperti sebelumnya.


9 comments:

Lucky Caesar said...

Wikk makasiih tipsnyaa mbaak eva. . Baru tahu nih akunya hehee.. . telur peyuhnyaa ndak jd asin kan mbak tp? 😁

Eva Taurisia said...

Sama-sama. Nggak jadi asin, kok:)

Mukhsin Pro said...

Makasih ya. Walaupun belum pernah makan telur puyuh. Hehe

Eva Taurisia said...

Sama-sama, Mas. Belum pernah makan telur puyuh, ya? Kapan-kapan dicoba mas, enak kok:)

Monica Rampo said...

hai mba Eva, terima kasih tipsnya ya...
he eh mba bener kalau mengupas telur puyuh memang kudu hati2 seringnya malah hancur tuh telur kalau ga hati2...he he he..

Eva Taurisia said...

Bener Mbak Monic, memang harus hati-hati. Meskipun sudah direbus dengan air bergaram juga harus tetap hati-hati, karena ini membantu memudahkan saja. Kalau nggak hati-hati telurnya bisa tetap robek:)

Sandra Hamidah said...

Nice info Mba, aku suka blognya deh hehe salam kenal ya!

Sandra Hamidah said...

Tfs Mba, saya suka blognya.. salam kenal ya

Eva Taurisia said...

Thanks, Mbak Sandra. Blogmu juga bagus, bahasanya asik:)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS