Perkedel Tempe: Variasi Lain Olahan Tempe

Tuesday, December 13, 2016


Suami saya termasuk penggemar tempe. Kalau dia sudah meminta saya untuk memasak tempe, maka biasanya saya mengolahnya dengan cara digoreng biasa atau dijadikan mendoan saja.

Kali ini suami saya meminta untuk dibuatkan menu tempe goreng lagi. Wah, kok agak bosan ya kalau digoreng lagi...Saya ingin membuat sesuatu yang beda.
Stok tempe yang ada di dapur, saya jadikan perkedel. Bumbu dan cara pengolahannya sama persis seperti perkedel kentang. 

Namun ternyata kita perlu berhati-hati saat menggoreng perkedel tempe ini. Jika buru-buru dibalik, adonan tempe bisa hancur dan bentuknya menjadi tidak karuan. Jadi, tunggu sampai bagian bawah tempe berwarna kecokelatan, baru bisa dibalik. Ternyata mirip juga dengan cara menggoreng perkedel tahu yang juga tidak boleh buru-buru dibalik.

Setelah perkedel tempenya matang, suami saya langsung mencicipinya. Ternyata dia suka dengan perkedel tempe ini. Jadi, kalau besok-besok jenuh dengan tempe goreng biasa, saya sudah punya referensi baru yaitu perkedel tempe.

Bahan
300 gram      Tempe
1 butir           Telur (ukuran besar)
1 tangkai       Daun bawang
3 siung          Bawang merah
3 siung          Bawang putih
¾ sendok teh Garam
¼ sendok teh Lada bubuk
Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat
1.Kukus tempe selama 5 menit, haluskan.
2.Iris-iris daun bawang, sisihkan.
3.Haluskan bawang merah, bawang putih, garam, dan lada.
4.Campurkan tempe dengan bumbu yang sudah dihaluskan dan daun bawang. Aduk rata.
5.Tambahkan telur ke dalam adonan, aduk rata kembali.
6.Cetak adonan menjadi bentuk yang diinginkan.
7.Goreng adonan di dalam minyak panas dan banyak.
8.Tunggu sampai bagian bawang adonan benar-benar berwarna cokelat kekuningan, baru kemudian dibalik.
9.Goreng hingga matang dan siap dihidangkan.   


2 comments:

Lucky Caesar said...

Sayaa jugaa termasuk penggemar berat tempe dan semua olahan dr tempe mbak. wkwkwkw tempe holic gtu istilahnya.

Tfs resepnyaa mbaak bisa dicobaa nih. heheehe

Eva Taurisia said...

Tempeholic apa tempemania, mbak Lucky?:) Silakan dicoba. Maaf baru dibalas sekarang, maklum blogger amatir. Belum terlalu paham fitur-fitur blog:)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS